Git perlu dipasang di perangkat sebelum dapat digunakan untuk mencatat perubahan kode, membuat branch, atau menghubungkan project ke GitHub dan GitLab.
Artikel ini membahas instalasi Git di Windows dan beberapa distribusi Linux, dilanjutkan dengan konfigurasi dasar sebelum membuat commit pertama.
Panduan instalasi untuk sistem operasi lainnya tersedia di halaman instalasi resmi Git.
Git dan GitHub Itu Berbeda
Git adalah version control system yang berjalan di perangkat kita. Git digunakan untuk mencatat perubahan file dan mengelola riwayat pengembangan project.
GitHub dan GitLab adalah layanan untuk menyimpan repository Git secara online serta mendukung kolaborasi antar-developer.
Artinya, Git dapat digunakan tanpa GitHub atau GitLab. Namun, Git tetap harus dipasang pada perangkat yang digunakan.
Memeriksa Apakah Git Sudah Terpasang
Sebelum melakukan instalasi, buka terminal lalu jalankan:
git --version
Di Windows, command tersebut dapat dijalankan melalui Command Prompt, PowerShell, atau Windows Terminal.
Di Linux, jalankan melalui aplikasi Terminal.
Jika Git sudah tersedia, terminal akan menampilkan versi yang terpasang:
git version 2.x.x
Jika command tidak dikenali, lanjutkan ke proses instalasi sesuai sistem operasi.
Instalasi Git di Windows
Git untuk Windows dapat dipasang menggunakan winget atau installer yang tersedia pada dokumentasi resmi Git untuk Windows.
Menggunakan Winget
Pada Windows 10 atau Windows 11 yang sudah memiliki winget, buka PowerShell atau Windows Terminal lalu jalankan:
winget install --id Git.Git -e --source winget
Tunggu proses instalasi sampai selesai. Setelah itu, tutup dan buka kembali terminal agar command Git dapat dikenali.
Periksa hasil instalasinya:
git --version
Menggunakan Installer
Jika winget tidak tersedia, unduh installer melalui halaman berikut:
Jalankan file installer yang sudah diunduh. Untuk penggunaan awal, pilihan bawaan installer umumnya sudah cukup dan dapat dilanjutkan sampai proses instalasi selesai.
Git for Windows juga menyertakan Git Bash, yaitu terminal yang menyediakan command bergaya Linux di Windows.
Setelah instalasi selesai, buka kembali PowerShell, Command Prompt, atau Git Bash, lalu jalankan:
git --version
Jika versi Git tampil, proses instalasi sudah berhasil.
Instalasi Git di Linux
Git paling mudah dipasang menggunakan package manager dari distribusi Linux yang digunakan. Command untuk distribusi lainnya tersedia pada dokumentasi resmi Git untuk Linux.
Ubuntu dan Debian
Perbarui daftar package:
sudo apt update
Kemudian pasang Git:
sudo apt install git
Fedora
sudo dnf install git
Arch Linux dan Manjaro
sudo pacman -S git
Setelah instalasi selesai, periksa versinya:
git --version
Jika nomor versi Git muncul, proses instalasi telah berhasil.
Konfigurasi Awal Git
Setelah Git terpasang, langkah berikutnya adalah mengatur identitas yang akan dicatat pada setiap commit.
Penjelasan lebih lengkap tersedia pada dokumentasi konfigurasi awal Git.
Mengatur Nama dan Email
Atur nama pengguna dengan command berikut:
git config --global user.name "Nama Anda"
Kemudian atur email:
git config --global user.email "email@example.com"
Contoh:
git config --global user.name "Muhamad Surya Al Ghifari"
git config --global user.email "email@example.com"
Opsi --global membuat konfigurasi tersebut berlaku untuk seluruh repository milik pengguna pada perangkat itu.
Gunakan email yang terhubung dengan akun GitHub atau GitLab jika ingin commit dikenali sebagai kontribusi dari akun tersebut.
Menentukan Nama Branch Utama
Beberapa instalasi Git mungkin masih menggunakan master sebagai nama branch awal.
Agar repository baru menggunakan main, jalankan:
git config --global init.defaultBranch main
Konfigurasi tersebut berlaku ketika membuat repository baru menggunakan git init. Nama branch pada repository yang sudah ada tidak otomatis berubah.
Memeriksa Konfigurasi Git
Untuk melihat seluruh konfigurasi global yang sudah tersimpan:
git config --global --list
Hasilnya kurang lebih seperti berikut:
user.name=Muhamad Surya Al Ghifari
user.email=email@example.com
init.defaultbranch=main
Nama dan email juga dapat diperiksa secara terpisah:
git config --global user.name
git config --global user.email
Jika terdapat kesalahan, jalankan kembali command konfigurasi dengan nilai yang benar.
Command yang Digunakan
| Command | Fungsi |
|---|---|
git --version |
Memeriksa instalasi dan versi Git |
git config --global user.name |
Mengatur nama pengguna |
git config --global user.email |
Mengatur email pengguna |
git config --global init.defaultBranch main |
Menentukan main sebagai branch awal |
git config --global --list |
Melihat konfigurasi global Git |
Referensi Resmi
- Halaman instalasi Git
- Instalasi Git di Windows
- Instalasi Git di Linux
- Konfigurasi awal Git
- Dokumentasi Git
Penutup
Setelah Git terpasang dan identitas pengguna dikonfigurasi, perangkat sudah siap digunakan untuk mengelola repository.
Tahap berikutnya adalah memahami cara kerja repository, commit, dan branch agar perubahan project dapat dicatat dan dikelola dengan rapi.